Mahasiswa Hukum IAI Rawa Aopa Tolak Kenaikan Harga BBM, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan
Jejarisultra. com, _
Mahasiswa Program Studi Hukum Institut Agama Islam Rawa Aopa menyuarakan penolakan terhadap rencana/wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah. Penolakan disampaikan langsung oleh perwakilan mahasiswa Fakultas Hukum IAI Rawa Aopa Andriawan Polingai Konawe Selatan pada Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam pernyataannya, Andriawan Polingai mahasiswa Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa menilai kebijakan kenaikan harga BBM akan berdampak langsung pada daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, mahasiswa, petani, nelayan, dan pelaku UMKM.
“Kenaikan harga BBM akan memicu efek domino terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, kebijakan ini justru menambah beban rakyat,” tegas Andriawan Polingai perwakilan mahasiswa Hukum IAI Rawa Aopa Konawe Selatan.
Mahasiswa menilai pemerintah perlu mengedepankan prinsip keadilan sosial sebagaimana diamanatkan UUD 1945 Pasal 33 ayat (3) yang menyatakan bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
*Tuntutan Mahasiswa Hukum IAI Rawa Aopa:*
1. Menolak segala bentuk kenaikan harga BBM yang membebani masyarakat.
2. Meminta pemerintah meninjau ulang kebijakan subsidi energi agar lebih tepat sasaran.
3. Mendesak pemerintah memperkuat pengawasan distribusi BBM dan menindak tegas praktik mafia migas.
4. Mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil mengawal kebijakan energi nasional demi kepentingan rakyat.
“Kami siap berdialog dengan pemerintah. Tapi dialog harus berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan segelintir kelompok. Mahasiswa Hukum IAI Rawa Aopa akan terus mengawal isu ini sampai ada kebijakan yang adil,” lanjut pernyataan resmi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa IAI Rawa Aopa menyatakan akan terus melakukan konsolidasi dan kajian kebijakan untuk memberikan alternatif solusi energi yang lebih berkeadilan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya dan Indonesia pada umumnya.
