Bank Sultra-Bank Jatim Bersinergi Bangun Penguatan Kelompok Usaha Bank
KENDARI, JEJARISULTRA. COM— Bank Sultra resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Jawa Timur. Acara seremonial tersebut, menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penggunaan jasa kustodian dan layanan prioritas.
Dalam acara seremonial itu, Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, dan Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sedang berada di Kendari untuk rangkaian kegiatan Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jawa Timur.
Pantauan Media Online Kerja sama ini menjadi bagian dari kelanjutan penguatan Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Sultra dan Bank Jatim dalam rangka implementasi sinergi bisnis kedua BPD. KUB juga menjadi langkah pemenuhan ketentuan OJK sebagaimana diatur dalam POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar menegaskan, bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas perusahaan khusus Bank Sulawesi Tenggara.
“Kerja sama ini adalah bagian penting dari sinergi strategis kami melalui skema KUB. Peningkatan layanan kustodian dan layanan prioritas akan memberi nilai tambah bagi nasabah sekaligus memperkuat posisi Bank Sultra di industri perbankan,” ujarnya, Kamis, (19/11).
Ia menambahkan bahwa penyertaan modal Bank Jatim menjadi pijakan penting dalam memperluas bisnis, meningkatkan efisiensi, dan membuka peluang sinergi baru.
Perkuat Ekonomi Dua Provinsi
Bank Sultra dan Bank Jatim optimistis bahwa kerja sama ini tidak hanya memperkuat fondasi bisnis dua BPD tersebut, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan layanan bagi masyarakat serta menguatkan konektivitas ekonomi antara Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Jawa Timur.
Sinergi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan memperkuat peran perbankan daerah dalam pembangunan nasional. (Candra)
