Putra Kolaka dari ITB Muhammadiyah Jadi Penguji Eksternal Program Doktor di Universitas Indonesia
JEJARISULTRA. COM– Sebuah pencapaian membanggakan kembali diukir oleh akademisi asal Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dr. Ir. Faizal Mustapa, S.Pi., M.M., dosen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Muhammadiyah Kolaka, dipercaya menjadi salah satu tim penguji eksternal dalam Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia (UI).
Sidang bergengsi tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Gedung IASTH Aula Lantai 5, Kampus UI Salemba, Jakarta. Kehadiran Dr. Faizal di tengah dewan penguji yang didominasi para profesor dan doktor dari UI menandai pengakuan nasional atas kapasitas intelektual putra daerah asal Bumi Mekongga ini.
Dalam sidang promosi doktor tersebut, Dr. Ir. Faizal Mustapa bertindak bersama tim penguji Prof. Dr. Ir. Muh. Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., serta jajaran dewan penguji dari Universitas Indonesia. Mereka menguji promovendus atas nama Dwiprayogo Wibowo, yang mempertahankan disertasi dengan judul:
"Inovasi Teknologi Desalinasasi Berkelanjutan Berbasis TiO₂ untuk Masyarakat Pesisir (Studi Masyarakat Suku Bajo Pulau Pasikuta, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara)"
Disertasi ini dinilai sangat strategis karena mengangkat isu krusial mengenai ketersediaan air bersih di kawasan pesisir, khususnya di Sulawesi Tenggara. Teknologi desalinasi berbasis Titanium Dioksida (TiO₂) yang diteliti diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir, termasuk komunitas Suku Bajo yang selama ini menghadapi tantangan akses air layak konsumsi.
Keterlibatan aktif Dr. Ir. Faizal Mustapa di panggung akademik tertinggi tingkat nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kolaka, khususnya civitas akademika ITB Muhammadiyah Kolaka.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa putra daerah Kolaka memiliki daya saing yang tinggi, diakui secara nasional, serta mampu berkontribusi besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Kepercayaan yang diberikan oleh Universitas Indonesia ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda di Kolaka dan Sulawesi Tenggara untuk terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional demi kemaslahatan masyarakat luas. (kus)
