H. Yosep Sahaka Peduli Korban Kebakaran Warga Wunuambuteo
Jejarisultra. com, -
Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka menaruh empati kepada warga Wunuambuteo Kecamatan Lambandia yang mengalami musibah kebakaran rumah. Diketahui saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Kota Kendari.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis, 6 Mei 2026, di Desa Wonuambuteo dan menyebabkan dua korban mengalami luka sehingga harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di rumah sakit.
Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka bersama Sekretaris Daerah Koltim Rismanto Runda Asisten I Setda Koltim Marwan, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah Kepala OPD turun langsung menjenguk korban guna memastikan kondisi kesehatan dan penanganan medis berjalan maksimal. Kunjungan rombongan pemerintah daerah ke rumah sakit tempat korban dirawat terlihat pada Jumat, 8 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan membagi lokasi kunjungan ke dua rumah sakit tempat korban dirawat. Korban nenek saat ini menjalani perawatan di RS Aaliyah 3 Kendari, sementara cucunya dirawat di RS Bahteramas Kendari akibat luka yang dialami pasca musibah kebakaran.
Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Pemerintah daerah juga memastikan kebutuhan penanganan korban akan terus dipantau dan dikoordinasikan bersama pihak rumah sakit serta OPD terkait.
“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang mengalami musibah adalah bentuk kepedulian dan dukungan moril agar korban dan keluarga tetap kuat menghadapi cobaan ini. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan dan memastikan penanganan berjalan baik,” ujar Plt. Bupati.
Selain memberikan dukungan moril, kunjungan tersebut juga menjadi langkah koordinasi lintas OPD dalam percepatan penanganan pasca bencana, baik dari sisi kesehatan, bantuan sosial, maupun kebutuhan keluarga korban.
Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya korban dan keluarga, karena menghadirkan perhatian langsung dari pemerintah daerah, mempercepat koordinasi bantuan, serta memastikan korban mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendampingan secara maksimal. Kehadiran pemerintah juga diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa tenang bagi keluarga korban di tengah masa pemulihan. (kus)
