Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE JEJARISULTRA.COM TEGAS DAN TERPERCAYA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dana CSR PT Jagadrayatama Mandek, Warga Palangga Selatan Pertanyakan...?

Jumat, 20 Februari 2026 | Februari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-02-20T08:00:08Z

 


Dana CSR  PT Jagadrayatama Mandek, Warga Palangga Selatan Pertanyakan...?


Konsel,Jejarisultra.com,_ Salah satu kewajiban pihak PT. PT. Jagadrayatama yakni menyalurkan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau community development (Comdev) dimana tempat mengekploitasi tambang nikel. Salah satu Warga Desa Parasi Kec. Palangga Selatan Kab. Konawe Selatan protes. Pasalnya,  janji  PT. Jagadrayatama untuk pembayaran Dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau community development (Comdev) tidak sesuai janji.


Faisal Tanjung, salah warga  Desa Parasi setempat menegaskan, aksi blokade akan dilakukan apabila dalam waktu dekat tidak ada kepastian pencairan dana tersebut, dirinya menilai perusahaan terkesan mengabaikan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat terdampak.


“ Jangan hanya ambil hasil bumi kami, tapi kewajiban ke masyarakat diabaikan. Kalau tidak ada realisasi, kami akan turun dan tutup jalan nasional,” tegasnya, Jumat, (20/2).


Menurutnya, dana Comdev tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kegiatan sosial lainnya. Penundaan tanpa kejelasan dinilai telah merugikan dan melukai kepercayaan publik.


Ancaman blokade jalan nasional bukan tanpa alasan. Warga menilai itu sebagai langkah terakhir setelah berbagai upaya komunikasi dinilai tidak membuahkan hasil. Mereka juga meminta Pemerintah Daerah segera turun tangan memediasi agar konflik tidak meluas.


" hari ini kami ajukan surat pemberitahuan aksi di Polres Konsel untuk memenuhi regulasi 3 x 24 jam " ujarnya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Jagadrayatama belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan belum dicairkannya dana Comdev tersebut.

×
Berita Terbaru Update