SSB Tirawonua Wakili Sultra di Turnamen Nasional Championship Di Jakarta
Koltim,Jejarisultra.com,_ SSB Tirawonua dari Kabupaten Kolaka Timur mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada ajang bergensi nasional yakni turnamen Garuda Anak Indonesia Milo Championship di Jakarta tahun ini. Keberhasilan ini, berkat bimbingan dan kepiawaian pelatih Asdar Bundu.
Keberangkatan tim ini merupakan buah dari prestasi gemilang di tingkat regional. Sebelumnya, SSB Tirawonua sukses menjuarai turnamen Garuda Anak Nusantara Regional Sulawesi Tenggara. Gelar juara 1 tersebut mengantarkan mereka secara otomatis sebagai wakil tunggal Sultra ke babak nasional.
Pelatih SSB Tirawonua, Asdar Bundu saat dikonfirmasi bahwa tim SSB Tirawonua tergabung dalam Grup D.
“Kami akan bersaing dengan tiga tim kuat lainnya, yaitu KKGO Bangka Belitung, New Persik 84 Wonogiri (Jawa Timur), dan Pro Uni Kalimantan,” jelas pelatih bersertifikat lisensi C Nasional tersebut.
Lebih lanjut, Asdar menyampaikan mengenai kondisi terkini Anak asuhannya yang dalam kondisi fit dan siap tempur.
“Anak-anak semua dalam kondisi fit dan siap tempur. Kami juga memohon doa restu seluruh masyarakat Kabupaten Kolaka Timur agar para pemain senantiasa diberikan kesehatan, sehingga dapat meraih poin penuh dalam setiap pertandingan,” ujarnya.
Tim yang dikirim berisi pemain pilihan berusia 12 tahun, yang direkrut dari berbagai kecamatan, antara lain Tirawuta, Loea, dan Ladongi.
“Harapan kami adalah menjadi yang terbaik dalam turnamen ini, membawa pulang piala untuk dipersembahkan kepada masyarakat Kolaka Timur. Yang paling utama, kami ingin mengharumkan nama kabupaten kita di kancah sepak bola nasional,” tegas Asdar.
Perlu dicatat, SSB Tirawonua bukanlah klub biasa. Mereka tercatat sebagai satu-satunya sekolah sepak bola di Kolaka Timur yang terdaftar dan menjadi anggota tetap di Asprov PSSI Sultra. Pengalaman mereka juga teruji, dengan catatan telah beberapa kali mewakili provinsi di kompetisi tingkat nasional.
Keikutsertaan SSB Tirawonua di Jakarta menjadi kebanggaan daerah dan menjadi sorotan apakah “tangan dingin” Asdar Bundu mampu membawa tim asal Timur Sulawesi ini melaju jauh, mengatasi tantangan dari wakil-wakil daerah lain di Indonesia. (its)
