Momentum HUT Ke 13 Koltim Menjadi Merefleksikan Pembangunan Daerah, Pemprov Sultra Puji Kemajuan Pembangunan Koltim
Koltim, Jejarisultra.com,_Puncak hari peringatan ulang tahun ke 13 Kabupaten Kolaka Timur telah dilaksanakan dengan upacara bendera peringatan pertanda menjadi daerah otonom, tepatnya jatuh pada tanggal 11 Januari 2013,silam.
Untuk itu, tahun 2026 momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan Koltim sejak terbentuk sampai sekarang ini.
"Alhamdulillah pembangunan Koltim terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun seiring berjalan kesejahteraan masyarakatnya. Momentum yang bahagia ini, Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara terus mengapresiasi pemimpin pendahulu yang telah membangun daerah jauh lebih baik dari sebelum mekar semoga menjadi amal jariyah...aamin," ujar Asrun Lio, Minggu, (11/1).
Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio menyampaikan, pembangunan daerah terus dilakukan seperti peningkatan jalan,bangunan, pengantasan kemiskinan, stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tujuannya,agar masyarakat Koltim bisa menjadi sejahtera dengan hadirnya Pemerintah Daerah, kecamatan dan desa ditengah ketidakpastian global.
"Tetap jaga kebersamaan dan harmonis antara masyarakat Koltim. Melibatkan masyarakat dalam pembangunan daerah dan membangun sesuai potensi daerah wonua sorume," jelasnya.
Diketahui, Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke 13 Koltim. Turut hadir, Plt. Bupati Kolaka Timur,H.Yosep Sahaka, Kapolda Sultra, Ketua DPRD Koltim, Hj.Jumhani, Kejaksaan Negeri Kolaka, Bupati atau diwakili yang berbatasan dengan Koltim, OPD,camat, Kades dan lurah dan Forkompinda serta masyarakat.
Plt. Bupati Koltim, H.Yosep Sahaka mengatakan, perayaan hari ulang tahun ke 13 Koltim dilaksanakan secara sederhana dan meriah. Pasalnya, efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat sehingga dilaksanakan secara efisien mungkin.
"Alhamdulillah terlaksana dengan baik dan meriah. Apalagi para kepala OPD,Camat dan Kapus menghibur masyarakat dan ada pameran potensi desa dan pelayanan publik," ujarnya. (ksd)
