Dr. Baru Sadarun Siap Pimpin UHO Menuju Universitas Berkelas Dunia
JEJARISULTRA.COM – Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Baru Sadarun, menegaskan komitmennya untuk membawa kampus kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara itu menuju status universitas berkelas dunia. Visi besar ini disampaikan dalam paparan programnya yang bertajuk "Menjadikan UHO sebagai Universitas Inovatif Berkelas Dunia yang Berakar pada Kearifan Lokal, Berdaya Saing Global, dan Menjadi Katalis Kemajuan Sulawesi Tenggara."
Visi dan Misi yang Terukur
Dr. Baru Sadarun memaparkan empat pilar utama yang akan menjadi fondasi transformasi UHO ke depan. Pertama, pengembangan pusat riset unggulan berbasis kelautan, pesisir, dan sumber daya alam khas Sulawesi Tenggara yang diakui secara internasional. Kedua, transformasi digital menuju kampus cerdas berbasis teknologi yang mendorong efisiensi, transparansi, dan peningkatan kualitas akademik di seluruh lini.
"Setiap program akademik harus terhubung langsung dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah Sulawesi Tenggara," tegas Dr. Baru Sadarun ketika memaparkan misinya di hadapan sivitas akademika UHO.
Ekosistem Digital dan Kampus Tanpa Batas
Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah pembangunan ekosistem digital terintegrasi yang mengubah UHO menjadi kampus tanpa batas. Menurutnya, transformasi digital ini akan menjadikan UHO lebih efisien, transparan, dan siap bersaing di era kecerdasan buatan (artificial intelligence).
"Kepercayaan publik dibangun dari dalam. UHO yang bersih, transparan, dan akuntabel adalah prasyarat mutlak untuk menjadi universitas berkelas dunia," ujarnya.
Melahirkan Pemimpin dan Inovator
Tak sekadar mencetak lulusan bergelar, Dr. Baru Sadarun berkomitmen melahirkan sarjana yang siap memimpin, berinovasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat dan bangsa. Ia juga menargetkan UHO mampu membawa nama ke panggung dunia—bukan sekadar hadir, tetapi diakui, dihormati, dan dijadikan mitra oleh komunitas akademik internasional.
UHO sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Lebih jauh, calon rektor yang dikenal visioner ini memandang UHO sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui riset terapan, inovasi, dan hilirisasi potensi unggulan Sulawesi Tenggara, UHO diharapkan mampu mendorong kemakmuran nyata bagi seluruh rakyat.
"UHO bukan hanya milik sivitas akademika, ia adalah aset dan harapan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Dengan kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berintegritas, transformasi bukan sekadar mimpi," pungkasnya.
Pesan Optimisme
Mengakhiri paparannya, Dr. Baru Sadarun menyampaikan semangat perubahan dengan semboyan: "Bergerak. Bertumbuh. Berdampak."
"UHO Bisa. Sultra Maju. Indonesia Bangga. UHO KEREN!" serunya penuh optimisme.
Dengan visi besar dan program yang terstruktur, Dr. Baru Sadarun optimistis mampu membawa UHO menuju masa depan gemilang sebagai universitas berkelas dunia yang tetap berakar pada kearifan lokal. Kini, semua mata tertuju pada proses pemilihan rektor yang akan menentukan arah kebijakan kampus terbesar di Sulawesi Tenggara ini ke depan. (Kus)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: JEJARISULTRA.COM
